Thursday, May 2, 2024

JOKOWI TITIP PENYELESAIAN PEMBAGIAN SERTIPIKAT TANAH KEPADA PRESIDEN TERPILIH

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menitipkan pesan kepada Presiden Terpilih 2024 - 2029 Prabowo Subianto untuk menyelesaikan pembagian sertipikat tanah.

Jokowi mengatakan Menteri ATR/Kepala BPN Agus Harimurti Yudhoyono telah memberikan laporan kepada dirinya kemungkinan 126 juta sertipikat tanah kemungkinan selesai dibagikan pada tahun ini. Namun jika meleset ia meminta Prabowo untuk menyelesaikannya.

"Itu kalau meleset-meleset ya tahun depan lah, presiden baru bisa urusi sisa sedikit. Paling tinggal sisanya 3 - 6 juta (sertipikat). Rampung tahun depan, syukur-syukur bisa tahun ini semua, karena menterinya masih muda," kata Jokowi di acara penyerahan 10.323 sertipikat elektronik di Banyuwangi, Jawa Timur.

Penyerahan 10.323 sertifikat tanah di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. (YouTube/Kementerian ATR/BPN)

Dalam kesempatan itu Jokowi juga bercerita, selama 10 tahun menjabat ia sering mendapat laporan sengketa tanah ketika melakukan kunjungan kerja ke daerah.

Ketika itu, lanjut Jokowi memang tanah yang sudah tersertifikasi masih sedikit, hanya 46 juta dari 126 juta bidang tanah. Sehingga masih ada 80 juta tanah yang belum memiliki sertipikat.

"Saya cek ke BPN setahun bisa buat berapa, 500 ribu. Berarti panjenengan nunggu 160 tahun (dapat sertipikat), gelem?" kata Jokowi.

Sehingga saat itu Jokowi memberikan perintah kepada Menteri APT/Kepala BPN yang menjabat untuk mencetak sertipikat tanah lebih banyak. Sehingga dengan banyaknya tanah yang bersertipikat membuat sengketa tanah itu berkurang.

"Sehingga saya minta ke BPN dengan segala cara apapun setahun harus lebih dari 10 juta. Akhirnya bisa," ujarnya. 

JOKOWI TARGET BAGIKAN 126 JUTA SERTIFIKAT TANAH UNTUK SELURUH MASYARAKAT

Presiden Joko Widodo menyampaikan pemerintah berusaha menyelesaikan penerbitan sertifikat untuk 126 juta bidang tanah hingga akhir tahun 2024. Kalaupun tidak mampu terselesaikan, ia menyebut presiden baru penggantinya akan menyelesaikan di tahun depan.

"Beliau (Menteri ATR/BPN) menyampaikan tahun ini mungkin sudah selesai 126 juta. Kalau enggak meleset-meleset ya tahun depan, lah. Presiden baru nanti biar ngurus sisa sedikit," kata Jokowi saat membagikan sertifikat tanah kepada warga di Banyuwangi, Jawa Timur, dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden

Menurut Jokowi, presiden baru hanya tinggal meneruskan sisanya, yaitu sekitar 3 juta hingga 6 juta bidang tanah. Adapun di awal masa pemerintahannya, jumlah tanah yang belum mendapat sertifikat mencapai 126 juta bidang lahan. Saat ini, sudah terdapat 46 juta dari 126 juta bidang lahan yang akhirnya tersertifikasi lewat upaya percepatan.

"Paling-paling tinggal sisanya mungkin 3 juta atau 6 juta paling. Rampung tahun depan. Syukur-syukur bisa rampung tahun ini semua karena menterinya (Agus Harimurti Yudhoyono) masih muda," seloroh Jokowi.

Lebih lanjut ia menuturkan, melalui percepatan sertifikasi bidang tanah, sengketa tanah yang kerap dia temui jauh lebih sedikit

Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono masih mengurusi sejumlah sengketa yang melibatkan mafia. Kendati begitu, jumlahnya sudah berkurang dibanding di awal masa kepemimpinannya. Sebab 10 tahun lalu Jokowi mengakui, pihaknya seringkali menemui sengketa tanah saat berkunjung ke desa-desa.

"Kalau ke daerah, masuk ke desa, masuk ke kampung isinya hanya sengketa tanah. Urusan sengketa tanah, urusan konflik tanah. Karena opo? Panjenengan mboten pegang yang namanya sertifikat. Setelah saya cek di BPN, benar. Dari 126 juta yang harusnya lahan-lahan itu pegang sertifikat, yang pegang baru 46 juta," jelas Jokowi. 

JOKOWI RESMIKAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DAN SERAHKAN BANTUAN SOSIAL UNTUK WARGA NTB

Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja (kunker) selama tiga hari ke Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB, Fathul Gani mengatakan selama kunker di NTB, Presiden Jokowi dijadwalkan melaksanakan sejumlah kegiatan baik di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.

"Begitu tiba di hari pertama Presiden Jokowi beserta rombongan beristirahat dan menginap di Kota Mataram, setelah melakukan kunjungan kerja dari Banyuwangi, Jawa Timur," ujarnya di Mataram, Selasa.

Fathul mengatakan pada hari kedua Rabu (1/5) masih di Kota Mataram, Presiden Jokowi bersama rombongan pagi harinya melaksanakan kegiatan olahraga "jogging"  dilanjutkan kegiatan olahraga sepeda/jalan santai di wilayah Kota Mataram.

"Usai melaksanakan "jogging" pada pagi hari, pada sore harinya Presiden Jokowi menuju lapangan sepakbola juga masih di wilayah Kota Mataram untuk bermain sepakbola bersama masyarakat, setelah itu kembali ke hotel," terangnya.

Kemudian keesokan harinya pada Kamis pagi (2/5), Presiden Jokowi beserta rombongan menuju menuju lokasi Inpres Jalan Daerah (IJD) di Kabupaten Lombok Barat.

"Di tempat ini, presiden melakukan peninjauan ruas jalan, dilanjutkan penekanan tombol sirine dan penandatanganan prasasti," ujarnya.

Selanjutnya, usai melaksanakan kegiatan di Kabupaten Lombok Barat, Presiden beserta rombongan menuju Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menggunakan helikopter kepresidenan untuk meninjau dan meresmikan Bendungan Tiu Suntuk.

Usai dari meresmikan Bendungan Tiu Suntuk Sumbawa Barat, Presiden Jokowi kembali melanjutkan kunjungan kerja ke Kabupaten Sumbawa dengan helikopter.

"Begitu sampai di Sumbawa, Presiden beserta rombongan mengunjungi Pasar Tradisional Seketeng Sumbawa. Di tempat ini Presiden Jokowi menyerahkan bantuan modal kerja (BMK) kepada pedagang pasar," ujarnya.

Selain itu, masih di hari dan tempat yang sama Presiden Jokowi menyerahkan bantuan langsung tunai (BLT) juga kepada para pedagang Pasar Seketeng.

Kemudian usai dari Pasar Seketeng, Presiden Jokowi berangkat menuju Samota untuk melakukan panen raya jagung.

"Usai dari panen raya di Samota, presiden RI beserta rombongan kembali ke Bandara Internasional Zainudin Abdul Madjid (Bizam) di Lombok untuk selanjutnya kembali ke Jakarta pada siang hari," katanya. 

JOKOWI YAKIN INDONESIA RAIH TIKET OLIMPIADE PARIS 2024

Presiden Joko Widodo tidak kecewa meski Timnas Indonesia gagal menjadi kampiun di Piala Asia U-23 2024 di Qatar. Jokowi masih optimistis Tim Garuda Muda bisa lolos ke Olimpiade Paris 2024.

"Saya melihat semangat kerasnya, perjuangan kerasnya. Kalau feeling saya, kita masih bisa masuk Olimpiade. Insyaallah," kata Jokowi usai membagikan sertifikat tanah elektronik di Banyuwangi.

Peluang Indonesia melenggang ke Olimpiade sebenarnya bisa saja tercapai bila saja lolos ke final Piala Asia U-23. Sayangnya di babak semifinal melawan Uzbekistan, Timnas Indonesia kalah dengan skor 2-0.

Meski gagal ke laga final, Indonesia masih memiliki peluang untuk lolos ke Olimpiade Paris 2024. Setidaknya ada dua cara agar Garuda Muda lolos ke ajang internasional tersebut.

Skenario pertama apabila ingin lolos ke Olimpiade, Indonesia harus menang dari Irak. Yang mana diketahui dalam laga semifinal Piala Asia U-23 Irak takluk oleh Jepang dengan skor 0-2.

Indonesia akan melawan Irak untuk perebutan posisi ketiga pada Kamis (2/5/2024) di Doha, Qatar. Bila meraih peringkat 3, Indonesia pun bisa langsung lolos ke Olimpiade Paris.

Kalau pun Indonesia gagal meraih peringkat tiga, Indonesia masih berpeluang ke Olimpiade lewat babak play-off melawan wakil dari Afrika, Guinea.

Guinea sendiri kalah dari Mali dengan skor 3-4 via adu penalti pada perebutan posisi ketiga Piala Afrika U-23. Adapun babak play off melawan Guinea akan digelar pada 9 Mei 2024. 

DUKUNG KULINER LOKAL! JOKOWI SANTAP MIE BARENG MILLENNIAL MATARAM

Dalam kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Presiden Joko Widodo menyempatkan diri untuk menikmati santap malam di salah satu warung mi di Kota Mataram, pada Selasa, 30 April 2024. Tiba sekitar pukul 21.10 WITA, Presiden Jokowi tampil santai dengan mengenakan kaos hitam lengan panjang.

Dalam santap malam tersebut, Presiden Jokowi memesan salah satu menu andalan di kedai tersebut, yaitu mi gacoan level 0 dan level 1, disertai dengan minuman teh panas dan jeruk panas. Yogi, Kepala Cabang Mie Gacoan Kota Mataram, menyatakan bahwa ini merupakan kunjungan pertama kali dari seorang Presiden ke tempat mereka yang baru beroperasi selama satu bulan.

"Saya terima kasih banget, sudah mau mampir, kita usahakan yang terbaik. Jujur kaget juga tiba-tiba _didatengin_, saya benar-benar terima kasih," ujar Yogi.

Yogi pun berharap kedatangan Presiden Jokowi dan jajarannya dapat meningkatkan kepercayaan pelaku usaha makanan lokal dalam mengembangkan usahanya. Selain itu, kedatangan Presiden Jokowi juga menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah.

"Jadi kita makin _pede_, makin semangat untuk mengembangkan usaha ini," harap Yogi.

Tidak hanya menikmati santapan, Presiden Jokowi juga berbaur dan menyapa warga setempat. Salah satunya adalah Abi seorang pengemudi ojek daring yang berhasil berswafoto bersama Presiden Jokowi.

"Lagi ambil orderan dari ojol di Mie Gacoan. Tadi lihat ramai-ramai kirain ada apa? Ternyata ada Pak Jokowi datang. Tadi sempat lihat di jalan, tapi mungkin rezekinya ketemu di sini alhamdulillah. Tadi coba minta-minta (foto), saya yang dipanggil sama Pak Jokowi, alhamdulillah," ungkap Abi.

"Terima kasih Pak Jokowi foto barengnya, semoga Pak Jokowi sehat selalu," ucap Abi dengan penuh rasa terima kasih.

Warga lainnya, Made, juga merasa beruntung bisa bertemu langsung dengan Presiden Jokowi. Ia tidak menyangka seorang Kepala Negara datang ke tempat yang ramai dan sederhana.

"Di luar prediksi sekali ya karena ini kan tempat ramai, Pak Jokowi bisa bersedia datang ke tempat yang sederhana, tongkrongan anak muda, biasanya kan presiden itu kan banyak protokolernya," ucap Made.

Senada, Dini, mahasiswi tingkat akhir yang sedang menghabiskan waktu bersama teman-temannya juga sangat gembira bisa bertemu dan makan di tempat yang sama dengan Presiden Jokowi. Dini mengaku pengalamannya mencoba mi yang sedang ramai di media sosial tersebut menjadi makin berkesan.

"Karena sesuai dengan kantong mahasiswa, lagi hype banget di media sosial, jadi mau coba. Ini first time dan langsung dinner with Jokowi," tutur Dini antusias. 

JOKOWI SAPA WARGA MATARAM SAMBIL GOWES SEPEDA

Pagi di Mataram, Presiden Jokowi Gowes Sepeda Bambu

Presiden Joko Widodo menikmati Rabu pagi, 1 Mei 2024 dengan bersepeda di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Sekitar pukul 06.15 WITA, Presiden Jokowi keluar dari hotel tempatnya bermalam dengan menggowes sepeda bambu miliknya.

Sejumlah masyarakat tampak menyapa Presiden Jokowi sejak keluar dari depan hotel. Presiden dan rombongan kemudian melintasi Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Terusan Bung Hatta, dan kembali ke Jalan Jenderal Sudirman hingga ke hotel tempatnya bermalam.

“Pak Jokowi, Pak Jokowi!” sapa warga saat Presiden Jokowi melintas di depan mereka.

Selesai bersepeda selama sekitar 30 menit, Presiden Jokowi pun kembali ke hotel tempatnya bermalam selama di NTB dengan menggowes sepeda. Namun sebelum masuk ke dalam hotel, Presiden Jokowi menyempatkan diri menyapa dan berswafoto dengan masyarakat yang telah menunggu di sekitar hotel.

Salah satunya Wati, warga yang juga berjualan di sekitar hotel mengaku tidak menyangka bisa bertemu dan berswafoto dengan Presiden. Wati mengatakan bahwa ia telah menunggu kedatangan Presiden Jokowi sejak kemarin pagi.

“Saya terharu, tadi di sana sempat menangis pas lihat Bapak, ndak tahu saya tidak bisa berkata apa-apa pokoknya bahagia, senang, terharu,” ucap Wati.

Senada, Fauzi, warga lainnya juga sangat bahagia dapat bertemu dengan Presiden Jokowi. Menurut Fauzi, momen tersebut merupakan kesempatan dan pengalaman yang tidak terlupakan.

“Wah, teriak-teriak terus biar bisa ketemu sama Pak Jokowi. Sebenarnya kakak saya juga (teriak), tapi saya yang dipanggil ajudan beliau dikasih salam, alhamdulillah, makasih Pak Jokowi,” ungkap Fauzi.

“Luar biasa, tidak terduga, mungkin rezeki bagi kita walau sekadar dapat salam dari beliau,” tandasnya. 

JOKOWI: SELAMAT HARI PENDIDIKAN NASIONAL

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan ucapan selamat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2023 lewat unggahan di akun Instagram resminya @jokowi pada Selasa (2/5/2024). Dalam unggahannya itu, Jokowi mengatakan bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab semua pihak.

"Pendidikan adalah tanggung jawab bersama yang melibatkan keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat," kata Jokowi.

"Hanya dengan semangat kebersamaan, kerja keras, dan cerdas, kita dapat memajukan pendidikan untuk menyongsong dan mengelola Indonesia yang maju. Selamat Hari Pendidikan Nasional 2023," ujarnya lagi.

Dalam unggahannya, mantan Wali Kota Solo ini juga menyertakan ilustrasi suasana pembelajaran di ruang kelas. Di ruang kelas itu terlihat para siswa sedang melakukan beragam aktivitas. Ada yang sedang belajar, berbincang dengan teman, dan bermain musik. Tampak pula foto Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'aruf Amin.

Selain itu, ada foto Bapak Pendidikan Indonesia Ki Hadjar Dewantara yang ditempel di dinding. Pada papan tulis yang ada di kelas tersebut, tertulis kalimat "Terima kasih guru-guruku" yang disertai dengan lambang cinta.

Kemudian, tertulis juga semboyan pendidikan nasional yang dipopulerkan oleh Ki Hadjar Dewantara, yakni "Ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, Tut Wuri Handayani".

Sebagaimana diketahui, Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas 2023 diperingati pada hari ini, Selasa, 2 Mei 2023. Pemerintah menetapkan tanggal 2 Mei sebagai Hari Pendidikan Nasional, bertepatan dengan hari kelahiran sosok pelopor pendidikan di Tanah Air, Ki Hadjar Dewantara.

Sosok Ki Hadjar Dewantara dinilai berkontribusi penting bagi pendidikan Indonesia karena perjuangannya sebagai perintis pendidikan bagi kaum pribumi di era penjajahan Belanda. Untuk itu, sejarah Hari Pendidikan Nasional juga menjadi sejarah Ki Hadjar Dewantara dalam memperjuangkan pendidikan rakyat Indonesia. 

Bandara IKN Akan Dibuka untuk Melayani Penerbangan Umum

  Bandara Internasional Nusantara, yang terletak di Ibu Kota Nusantara (IKN), akan segera dibuka untuk melayani penerbangan umum. Pembukaan ...